Wednesday, August 27, 2008 at 6:42:00 PM

Tinggalkan Microsoft Internet Explorer 6. SEGERA!

Dityo Nurasto

Under categories of Development, Joe User | Comments (0)

Microsoft Internet Explorer merupakan produk 7 tahun lalu, biasanya masa produk yang baik tidak lebih dari 5 tahun karena ada pertimbangan seperti munculnya teknologi baru yang lebih baik atau perubahan terhadap standar tertentu. Microsoft Internet Explorer 6 sudah digantikan oleh Microsoft Internet Explorer 7 dan Microsoft Internet Explorer 8 sudah memasuki masa beta.

Kejadian seperti ini mengingatkan gue seperti kejadian yang menimpa PHP, karena penggunanya susah pindah ke PHP 5 dari PHP 4 karena faktor dukungan dari hosting dan saya lihat CPanel sedikit memaksa agar para klien yang menggunakan CPanel untuk pindah ke PHP 5. Kelemahan dari Internet Explorer 6 cukup banyak contohnya adalah penggambaran citra PNG yang tidak bisa transparan, susahnya dukungan printing yang fleksible, dan celah yang memudahkan virus / worm berpindah tempat dari suatu website ke komputer kita.

Dilihat dari sudut pandang developer web Microsoft Internet Explorer 6 (IE 6) dapat perhatian khusus dan menyebabkan banyaknya hack yang harus dilakukan agar desain yang bisa diakses di browser lain dapat diakomodir oleh IE 6. Hal ini menuntut kita untuk bekerja ekstra, masalah aksesibilitas memang menjadi suatu polemik yang berkepanjangan, hingga hari ini belum mencapai titik tengah. Developer IE 8 berusaha agar produk browser Microsoft tersebut lebih mengedepankan standar, maka dari itulah selayaknya kita mulai melupakan IE 6 secara perlahan.

Jika  ada waktu downloalah IE 7, anda tidak perlu mengecek keaslian Windows XP yang anda miliki, pada saat pertama kali IE 7 diluncurkan memang kita akan disuruh untuk mendownload aplikasi kecil untuk mengetahui apakah Windows kita asli atau tidak. Gue tidak ada masalah karena Windows XP saya memang bawaan dari Laptop alias OEM.

Loe juga bisa juga pakai browser lain seperti Opera, Firefox, dan Safari. Gue pribadi menggunakan Safari karena irit memori dan render yang cepat. Jika loe adalah developer kayak gue, sebaiknya berikan user kopian IE 7 atau Firefox. Mulailah memberi mereka pemahaman bahwa IE 6 merupakan produk yang sudah uzur dan tidak sesuai dengan perkembangan zaman, tapi jangan Firefox doank yang dipasarin, brur. hahaha.

Gue pribadi, sudah tidak memikirkan bagaimana tampilan website saya di IE 6  karena saya memang "memaksa" agar user mendownload IE 7, Opera, Firefox, atau Safari. Leave IE 6 as soon as possible.

Wednesday, August 20, 2008 at 2:02:00 AM

Balada seorang programmer

Dityo Nurasto

Under categories of Development, Joe User | Comments (0)

Banyak yang bertanya kenapa gue tidak nyebur di Java. Alasannya cukup sederhana, karena gue tidak pintar Java walaupun waktu kursus mendapat ijazah "High Distinction". Gue pribadi lebih banyak membuat program di area web, jadi gue butuh alternatif selain Java dan PHP. Gue memang ASP classic developer yang selalu menggunakan VBScript dibandingkan dengan JScript.

In my opinion, Java itu raksasa yang nggak ketulungan besarnya dan setiap belajar pasti ada framework muncul yang umumnya ada huruf J sebagai awalan atau akhiran. Melihat itu semua, gue keok ... karena beban belajar yang begitu berat, akhirnya gue tetap di ASP Classic hingga belajar PHP pada tahun 2003 pertengahan dan kedua bahasa itu langgeng digunakan.

Pada tahun 2004 akhir gue berkenalan dengan C# (C Sharp) dan suka dengan konsepnya yang mirip seperti Java tapi tidak bloated / terlalu memberatkan. Kedua - duanya merupakan bagian dari ByteCode programming type. Dua - duanya berdiri di atas virtual machine dan dua - duanya datang dari dua perusahaan raksasa yaitu Microsoft dan Sun. Peran C# dalam hidup programming gue lebih besar daripada Java dalam memahami Object Oriented Programming.

Open Source diserukan, semua PC tidak pakai produk Microsoft. Okey, gue paham dan berita gembiranya ada saudara Microsoft .NET Framework yang mengijinkan C# bisa dikompile dan dijalankan yaitu mono. Perkembangan bahasa C# cukup signifikan walaupun secara fundamental sudah bisa dikatakan hampir matang.

Tidak jarang, programmer yang biasa di Java atau ASP Classic atau PHP mengalami kesulitan untuk berpindah ke pola pikir .NET Framework. Pada intinya .NET Framework itu nggak sesulit yang dibayangkan malah mengasyikkan. Katakan NetBeans sebagai tools untuk Java, maka Visual Web Developer Express sebagai jawabannya.

Gue pribadi membatasi diri agar tidak menguasai lebih dari dua mainstream language, jadi hanya C# dan PHP. Karena secara syntax hampir mirip dan tidak membingungkan untuk pindah kanan kiri. C# bahasa yang akan datang untuk komersial? mungkin saja, kenapa tidak?. Waktu belajar adalah kendala utama bagi kebanyakan developer dan sering kita butuh pemasukan untuk makan.

Gue juga nggak terlepas dari masalah ideologi, ya khan? jadi lumrah tapi jangan fanatik banget kaleee, jeng ... wekakakak

 

Friday, August 15, 2008 at 1:36:00 AM

Mengakses MySQL dengan PHP - Bagian 3

Dityo Nurasto

Under categories of Development, PHP | Comments (0)

Wiuh, sudah lama gue kagak mengurus kandang gue sendiri. Ok, ini bagian ke 3 dari seri Mengakses MySQL dengan PHP. Yang akan gue bahas adalah bagaimana mengupdate dan menghapus data dari database dengan PHP. Gue harap loe udah baca seri sebelumnya yaitu bagian 1 dan bagian 2.

Sebelumnya, Halaman List

Update data secara umum melibatkan dua webform, halaman list dari data dan halaman update/edit itu sendiri. Linkingnya gimana?, nah kita kulik dulu untuk halaman list yang telah kita buat sebelumnya. Ada baris -baris kode seperti ini pada bagian 1:

//iterasi terhadap resource query
    while($data_item = mysql_fetch_array($query))
    {
        //keluarkan data yang tersimpan pada array $data_item
        echo '<tr>';
        echo '<td align="center">'.$data_item['id'].'</td>';
        echo '<td align="center">'.$data_item['judul'].'</td>';
        echo '<td align="center">'.$data_item['tanggal'].'</td>';
        echo '<td align="center">'.$data_item['isi'].'</td>';
        echo '<td align="center"><a href="edit.php?id=">Edit</a> | <a href="delete.php?id=">Delete</a></td>';
        echo '</tr>';
    }

Rubahlah menjadi

//iterasi terhadap resource query
    while($data_item = mysql_fetch_array($query))
    {
    	//buat variable untuk menampung id dari berita
    	$id_berita = $data_item['id'];
        //keluarkan data yang tersimpan pada array $data_item
        echo '<tr>';
        echo '<td align="center">'.$id_berita.'</td>';
        echo '<td align="center">'.$data_item['judul'].'</td>';
        echo '<td align="center">'.$data_item['tanggal'].'</td>';
        echo '<td align="center">'.$data_item['isi'].'</td>';
        echo '<td align="center"><a href="editform.php?id='.$id_berita.'">Edit</a> | ';
		echo '<a href="deleteform.php?id='.$id_berita.'">Delete</a></td>';
        echo '</tr>';
    }

Apa yang kita rubah? kita menampung ID dari tiap - tiap berita ke dalam variable $id_berita, tujuannya adalah untuk menggunakan kembali ID tersebut untuk link ke halaman update atau konfirmasi penghapusan data. Kita perlu suatu pointer yang memberitahukan halaman lain, teknik yang gue gunakan dikenal dengan nama GET yang mengirimkan data melalui URL, berbeda dengan POST yang mengirimkan informasi - informasi melalui content dari HTTP. Coba lihat hasilnya sekarang, ketika kita menujuk mouse ke link edit maka akan muncul halaman yang akan dituju plus parameter yang diberikan untuk halaman tujuan.

More...

Thursday, July 24, 2008 at 7:43:00 PM

Pemikiran tentang PHP Framework

Dityo Nurasto

Under categories of Development | Comments (2)

Pas mengajar mengenai Java ada salah satu perserta mengeluhkan mengenai penggunaan Zend Framework untuk menghilangkan PHP oleh perusahaannya. Saya secara otomatis tertawa, karena ada beberapa pemikiran sesaat yang terlintas :

  1. Zend Framework dibangun di atas PHP, tanpa PHP tidak ada Zend Framework
  2. Dia mengeluh berarti "it's not going alright" dan bukan suatu metoda yang cocok untuk diterapkan pada perusahaan
  3. Zend Framework diimplemtasikan pada lapisan pemograman dan library (pustaka) nya kelewatan banyak
  4. Perlu waktu untuk belajar dan harus dimulai dengan proyek pilot (percobaan)

PHP adalah bahasa terkenal mudah, kompleksitas yang ditawarkan oleh Framework menambah keruwetan, tidak ada framework yang mendekati sempurna. Saya mengenal konsep YAGNI (You Aint Gonna Need It), dan kita memang belum perlu Framework yang bloated untuk membangun sistem sederhana, selain itu footprint dari Framework biasanya lebih dari 1 MegaBytes dan belum termasuk logika pemograman yang kita ketik.

Ada baiknya malah kita mengenal OOP (Object Oriented Programming), PHP 5 sudah menyediakan hal tersebut, saya pribadi menyarankan para hardcore PHP programmer untuk memanfaatkan fitur ini.

Jika proyeknya kejar tayang, malah lebih baik untuk mengkostumisasi open-source dan tidak menggunakan Framework. Waktu belajar suatu framework yang banyak memakan waktu akan menghabiskan waktu yang sudah dijadwalkan untuk mengerjakan proyek oleh sang manager proyek.

Intinya, gunakan framework jika perlu ... OOP, MVC, AOP, whatever it is merupakan metodologi untuk membangun program. Kita mengenal best practice dan pergunakan sebaik - baiknya konsep - konsep best practice tersebut.

Thursday, July 24, 2008 at 10:36:00 AM

Google Knol Launched

Dityo Nurasto

Under categories of Joe User | Comments (0)

Google launched they new service called Knol yesterday. You could visit http://knol.google.com/ and use your Google account to login. I reviewed knol for several minutes and you will be suprise by Knol design which is very plain.

Knol was planned to compete with Wikipedia. You need to try by yourself and you will know is Knol compete Wikipedia? or make that kind of service better?.

Tuesday, June 17, 2008 at 1:24:00 AM

AHAH di jQuery

Dityo Nurasto

Under categories of Development | Comments (0)

AHAH, kalau di arab itu artinya ketawa kali yah? bacanya pan dari kanan ke kiri. AHAH adalah singkatan dari Asynchronous HTML And HTTP. Gue baru tahu kalau XMLHTTPObject bisa buat acara lucu seperti itu. Gue pengemar jQuery yang tidak sengaja menemukannya di google, framework ini cukup bagus untuk layer presentasi, sayangnya untuk XML-RPC dan SOAP harus sedikit berkerja keras. Jadi AHAH itu memungkinkan kita meload elemen HTML walaupun itu hanya istilah. Saya suka jargon AHAH karena saya load (X)HTML bukan XML.

Ceritanya gue diminta untuk load halaman kayak GMail, hah? lucu ... ilmu gue yang sejengkal begini disuruh buat begituan. Oke dah, sedaripada gue butuh pemasukan untuk makan keluarga, tak jabanin. Pertam kali gue melakukan akses melalui fungsi $.ajax dan ternyata pada saat mengisi suatu <div> terdapat masalah pada jQuery terutama di IE 6 & 7, gue menggunakan replaceWith(). Duh ... bisa - bisa nggak makan nih.

Mau bikin lagi, waktu proyek sangat mepet akhirnya ketemu juga dan lucunya posisi perintah pada dokumentasi berada di bawah persis dari jQuery.ajax(options). Tertawalah gue, dablek bener nih mas. dan inilah salah satu ujung tombak pelanjut hidup.

 loadPresentation = 'index.html';
 $("#right_side").load("ajax/" + loadPresentation);

Bagaimana kode itu bekerja? simple, semua elemen yang berada di bawah div dengan ID right_side akan ditindih dengan file yang gue panggil. Inget, kudu harus pake server kalau mau coba.

Friday, June 13, 2008 at 7:27:00 PM

Method Overloading in PHP

Dityo Nurasto

Under categories of Development, PHP | Comments (0)

I wrote PHP post more than ASP.NET does isn't it? I am increasing it right now hahahaha ...

Okay, I was said that PHP doesn't support method/function polymorphism or more correct term is overloading, but I was wrong. PHP does support it explicitly which require developer involvement to mimic method overloading like C#, VB.NET or JAVA does.  We could use magic method __call(string $name, array $arguments). I am trying to explain how we could do that in PHP comparing with optional argument like we always do.

More...

Thursday, June 12, 2008 at 2:16:00 AM

Mengakses MySQL dengan PHP - Bagian 2

Dityo Nurasto

Under categories of Development, PHP | Comments (2)

Sekarang, gue masuk ke bagian 2. Ketinggalan bagian 1? silahkan baca Mengakses MySQL dengan PHP - Bagian 1. Sekarang kita akan membahas cara memasukkan data dari table dengan melakukan query ke MySQL. Pada bagian satu kita telah belajar untuk membuka koneksi ke database.

HTML Form

HTML form merupakan element dari HTML yang digunakan untuk mengambil data dari user / pengunjung dengan menggunakan komponen form lainnya seperti <input />, <textarea></textarea>, <select> dan sebagainya. Kasus yang kita hadapi adalah membuat berita, jadi kita perlu membuat HTML Form.

<html>
    <head>
        <title>Belajar PHP</title>
    </head>
    <body>
        <!-- parameter method pada form adalah cara untuk mengirim data -->
        <form name="berita" method="post" action="tambahdata.php">
            <fieldset>
                <label id="labeljudul" for="inputjudul">Judul Berita</label>
                <!-- input untuk judul -->
                <input type="text"  name="judul" id="inputjudul" />
                <label id="labeljudul" for="inputisi">Isi Berita</label>
                <!-- input untuk isi -->
                <textarea name="isi" id="inputisi"></textarea>
                <!-- tombol untuk kirim -->
                <input type="submit" name="submit" value="Kirim Berita" id="submitberita"/>
            </fieldset>
        </form>
    </body>
</html>
    

Mari kita tela'ah form ini. pada <form> kita melihat banyak parameter seperti method dimana memberi tahu browser bagaimana data akan dikirim dan kita tidak ingin input - input kelihatan pada browser seperti google. action merupakan target di mana kita akan memproses input - input tersebut.

Nah pada kita melihat label dimana fungsinya untuk memberi keterangan suatu field. Pada input kita melihat dua parameter, yaitu name dan id. Name digunakan sebagai tampungan data yang akan dikirim, sedangkan id lebih banyak berperan pada tampilan, kita melihat parameter for pada label merujuk pada id setiap input. Simpanlah kode di atas dengan nama tambahform.php.

More...

This is me!

Hi. My name is Dityo Nurasto. I am freelance software and web developer.

ShoutBox



Recent comments

Disclaimer

The opinions expressed herein are my own personal opinions and do not represent my employer's view in anyway.

© Copyright 2008